Posted by : Unknown March 5, 2015

Posting kali ini saya akan membahas tentang anime, bukan tentang sejarah berdirinya industri anime dan lain-lain, kalo tentang itu sudah banyak yang psoting di gugel. Yang ingin saya share adalah bagaimana awal saya menyukai anime. Kalau menengok ke belakang, saya mengenal anime sudah sejak SD dari siaran di televisi hari minggu (anak tahun 90-an pasti paham hehehe). Hari minggu bagai surga bagi saya dulu, karena dari bangun tidur jeder sampe jam 11 siang duduk anteng di depan tivi, saat itupun hampir semua stasium televisi nayangin anime semacam doraemon, beyblade, lest n’ go, cardcaptor sakura, sailormoon, bakabon dan satria baja hitam (eh yang terakhir bukan anime sih :P), bahkan beberapa tayangan anime diatas masih ada yang tampil sampai sekarang.

Yah masa kecil yang bahagia hahaha, tapi saat dimana saya bener-bener suka dengan anime (kata temen malah kecanduan) adalah saat saya kuliah, tepatnya saat liburan semester 6. Itupun tidak sengaja, saat sedang keliling-keliling forum di internet, tiba-tiba sewaktu baca coment seseorang saya menjadi tertarik, gimana gak tertarik, coment-nya aja kayak gini : “ada film hentai keren nih gan, coba deh liat <link>”, tanpa pikir panjang langsung deh ke TKP hahaha.

Setelah ke TPK, kemudian saya download file nya, Cuma 1 sih, setelah selesai langsung deh saya saya buka, tidak lupa pasang headset dulu, lalu taraaaaaa, setelah menonton 1 episode ini anime gak ada hentai-hentainya (tau lah apa maksudnya hahaha). Tapi dari alur cerita memang animenya menarik, karena penasaran saya cari judulnya di gugel, dan akhirnya ketemu, ternyata judulnya adalah “Hentai Ouji to Warawanai Neko” atau kalo diterjemahin ke bahasa Indonesia menjadi “Pangeran Mesum dan Patung Kucing”.

Dalam hati dongkol juga sama orang yang tadi nge-share link, setelah baca-baca reviewnya emang bukan anime hentai, tapi judulnya hentai. Dasar orang Indonesia, baru liat kata hentai aja udah disangkain yang macem-macem, walau saya juga sih. Kemudian, daripada pulang tanpa bawa apa-apa, akhirnya saya download semua episodenya (total 12 episode), karena emang penasaran juga sama ceritanya. Setelah selesai langsung pulang ke kos dan saya tontong secara maraton sampe selesai. Dan saya terperangah, ini anime bagus banget, apalagi saat klimaks dimana yokodera (main hero) mengetahui masa lalunya bersama Tsukiko (main heroine), yang penasaran langsung liat aja deh hhehehe.

Setelah kejadian tersebut akhirnya saya jadi sering amin ke situs-situs download anime (tentunya yang bersub Indonesia), ternyata banyak anime yang keren-keren, dan sejak itulah saya jadi rajin download anime, mulai dari anime yang lama-lama (sudah tamat) ataupun yang masih jalan. Dan saat ini jumlah koleksi yang saya punya sudah menyetuh angka 300 judul, dari genre yang echi sampai yang gore semua ada, dan itupun sepertinya masih akan terus bertambah hehehe. Pengen rasanya mereview anime-anime yang sudah saya tonton itu, semoga aja ada waktu.

Apa yang membuat saya suka anime adalah, anime banyak tersirat pesan-pesan moral tentang kehidupan, banyak quote-quote yang memotivasi, dan tentunya menghibur.  Dimana hal tersebut sulit saya dapatkan dari film ataupun sinetron-sinetron yang tayang di televisi (iyalah). 

Yah inilah cerita awal mula saya menyukai anime, bagaimana dengan kalian??


Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Popular Post

Followers

Pages

Powered by Blogger.

Followers

- Copyright © 2013 Tsukki - Oreshura - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -